Minggu, 14 September 2014

puasa di bulan ramadhan



PUASA
Dalam Al-quran surat Al-baqarah (2) ayat 183 Allaj berfirman : yang artinya
“wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, supaya kamu bertaqwa (Q.S. Al-baqarah : 183 ).”

PENGERTIAN PUASA
            Puasa berasal dari bahasa arab yaitu shaum berarti menahan. Sedangkan menurut istilah syara’ , puasa adalah menahan diri dari segala yang membatalkan, mulai terbit fjar (subuh) sampai terbenam matahari (magrib) dengan syarat dan rukun tertentu.
Firman Allah dalam Al-quran yang artinya : “ makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam yaitu fajar. (Q.S Al-baqarah :187)”
Kemudian Rasulullah saw bersabda  dari ibnu umar ra. Berkata : “Apabila malam datang, siang menjadi lenyap dan matahari telah terbenam, maka sesungguhnya telah datang waktu berbuka bagi orang yang berpuasa”. (HR , Bukhari Muslim).

SYARAT DAN RUKUN PUASA
Syarat puasa terbagi menjadi dua yaitu syarat wajib dan syarat sah puasa.
Ø  Syarat wajib puasa
·         Islam
·         Baligh (usia laki-laki ± 15 tahun dan wanita ± 13 tahun / sudah haid.
·         Berakal sehat
·         Suci dari haid dan nifas (khusus untuk wanita)
·         Mampu berpuasa (tidak sakit, hamil, menyusui, atau sangat lemah karena tua dsb)
Ø  Syarat sah puasa
·         Islam
·         Mumayyiz (mampu membedakan baik dan buruk)
·         Suci dari haid atau nifas
·         Pada waktu yang tidak terlarang berpuasa
Ø  Rukun puasa
·         Niat, niat harus sudah dilakukan pada malam hari atau sebelum terbit fajar, kecuali untuk puasa sunnat masih diperbolejkan niat pada pagi harinya dalam hal ini nabi saw bersabda : “ barang siapa yang tidak berniat puasa pada malamnya sebelum fajar, maka tiada puasa baginya”.(HR. Lima Ahli Jadist).
Adapun hadist yang membolehkan niat pada siang hari untuk puasa, yaitu : “Dari Aisah ra. Berkata, suatu hari Rasulullah saw masuk (pulang) padaku, lalu beliau bertanya, jawab kami “tidak” lalu  beliau bersabda, kalau begitu aku puasa (HR. Muslim).
·         Menahan  diri segala hal yang dapat membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Ø   






Tidak ada komentar:

Posting Komentar